Selasa, 17 Oktober 2017

Bagus Mana Baterai Removeable atau Non-Removeable? Ini Dia kelebihan dan kekurangannya

Seiring berkembangnya jaman, Teknologi pun juga ikut berkembang, contohnya pada lini ponsel Smartphone.

Makin kesini makin berevolusi dari segi bentuk fisik maupun fiturnya, setiap upgrade dari ponsel pintar membawa salah satu ciri unik yang populer sampai pada generasi berikutnya.

Mungkin kamu masih ingat 5 tahun yang lalu, ponsel masih memiliki keterbataasan seperti ram, internal storage kecil, kamera yang hanya 2.3 MP itupun cuman kamera belakang.

kelebihan kekurangan batere non removeable

Sangat berbeda dengan smartphone jaman sekarang, tapi tahukah kamu.. batere ponsel sebelum android sangat terkenal awetnya dan juga batere bisa dicopot atau removeable
Baca juga:
  • Apakah Android kebal terhadap virus? Berikut Jawaban Pengamat Keamanan Android

Awal Mula dari Non-Removeable Battery pada Smartphone


awal dari baterai non-removeable

Dalam beberapa tahun terakhir banyak merk Smartphone yang menggunakan case yang terbuat dari jenis logam (aluminium), dalam perkembangannya, desain case logam ini dijadikan satu bagian dengan baterai didalamnya.

Salah satu kelemahan utama dari case logam adalah kebanyakan menggunakan batere yang tidak bisa dicopot atau yang disebut non-removeable battery.

Tuntutan desain Smartphone yang elegan juga menjadi salah satu alasan kenapa banyak smartphone yang menggunakan batere non-removeable.

Desain elegan smartphone masa kini tidak perlu lagi melepas batere untuk memasang sim card (kartu operator) atau memori card eksternal, karena sudah disediakan slot khusus dibagian sisi smartphone
baca juga: Mengintsal aplikasi ini dapat menghemat baterai hingga 20%

Kelebihan dan Kekurangan Baterai Removeable (bisa dilepas)

Kelebihannya:


1. Jika Hp Smartphone Kamu Hang Tinggal cabut baterai

Banyaknya fitur pada Hp smartphone kadangkala membuat perangkat Hp kamu menjadi hang, atau tiba-tiba layar tidak responsive.

Biasanya cara tercepat memperbaikinya adalah mematikan Hp dengan mencabut baterai..keuntungan dari baterai yang bisa dilepas kamu dapat dengan mudah memperbaiki hang dengan mencabut baterai

2. Mudah diperbaiki Jika Hp Terkena Air (Kecebur)

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika Hp terkena air atau tercebur adaah dengan cara melepas baterai pada Hp untuk menghindari "short circuit/ konslet". Dengan baterai yang bisa dilepas akan menguntungkan kamu ketika terjadi hal seperti Hp ter cebur air

3. Mudah Mengganti Baterai Baru

Umur baterai Hp smartphone tergantung pemakaian pengguna, sering kali pengguna Hp android mengecas Hp semalaman yang sebenarnya tidak bagus untuk daya tahan baterai kamu.

Dengan baterai yang bisa di lepas, akan memudahkan kamu mengganti baterai jika suatu saat baterai kamu rusak

4. Bisa Pakai Baterai Cadangan

Umumnya Hp smartphone sekarang memiliki fitur untuk menghemat daya baterai, tapi apakah selamanya daya baterai tetap hemat? jawabanya tidak, adakalanya daya baterai terkuras habis ketika kamu sedang beramain game berat, ataupun banyak aplikasi yang berjalan. 

Dengan baterai yang bisa dilepas kamu mempunyai keuntutungan untuk mengganti baterai yang habis dengan baterai cadangan...

Kekurangannya:


1. Desain Body Lebih Gendut

Biasanya Hp smarthpone dengan baterai yang bisa dilepas, memiliki desain yang lebih gendut dibandingkan dengan hp baterai non-removeable

2. Slot sim card dan memori card ada dibelakang baterai

Tidak seperti Hp baterai non-removeable yang mempunyai slot khusus kartu sim, sehingga untuk mengganti atau memasang karti sim bisa dengan mudah tanpa perlu melepas baterai. 

Dengan Hp baterai yang bisa dilepas, kamu harus mencabtu baterai terlebih dahulu untuk memasng kartu sim
baca juga: 5 Tips Memilih Powerbank Berkualitas Awet Dan Cocok Untuk Ponsel Anda

Kelebihan dan Kekurangan Baterai Non-Removeable (tidak bisa dilepas)


Kelebihannya:


1. Memasang kartu sim dan kartu memori lebih praktis

Faktanya Hp smartphone yang menggunakan baterai non-removeable pasti memiliki slot khusus kartu sim dan kartu memori di sisi smarphone, jadi pengguna lebih dimudahkan saat ingin mengganti atau memasang kartu sim dan kartu memori. Tidak seperti smartphone dengan removeable baterai yang slot kartu sim ada dibelakang baterai

2. Lebih bersih, Terlindungi dari debu kotoran

Debu tidak akan masuk ke dalam bagian internal HP smartphone karena semua sisi tertutup rapat oleh casing

3. Lebih awet 

Biasanya baterai yang tidak bisa dilepas (non-removeable) lebih awet dan tahan lama diabandingkan dengan baterai yang removeable

4. Desain Hp smartphone lebih elegan dan stylish

Desain dari Hp smartphone akan terlihat lebih elegan dan tipis, karena baterai dijadikan satu kesatuan dengan body casing

Kekurangannya:


1. Kamu tidak bisa menggunakan baterai cadangan, ketika baterai utama kehabisan power

2. Saat Hp smartphone kamu mengalami hang atau layar tidak responsive, kamu tidak bisa mencopot baterai untuk memperbaikinya. mau tidak mau kamu harus menunggu lama agar Hp kamu kembali normal

3. Jika suatu saat baterai kamu mengalami kerusakan seperti bocor atau menggembung, tidak akan mudah untuk mengganti baterainya.


Menurut kamu mana yang lebihg bagus? baterai removeable atau non-removeable, komen dibawah

Jangan lupa share artikel ini. Terima kasih

Minggu, 03 September 2017

Kamu Pengen Baterai Smartphone Kamu Awet? Ini 3 Waktu Terbaik Untuk Isi Ulang Baterai Smartphone

Bukan soal spesifikasi atau pun teknologi kamera terbaru, komponen yang paling penting pada smartphone ialah baterai. Tanpa baterai, mau secanggih apapun teknologi yang dibawanya tidak akan bisa membuat smartphone bisa digunakan.

Pengen Baterai Smartphone Kamu Awet?

Mengingat betapa pentingnya peranan smartphone di kehidupan kita, menjaga daya tahan baterai smartphone juga sangatlah penting. Mengisi ulang baterai smartphone bukan hanya memasangkan kabel charger dari sumber daya ke port USB, sobat juga harus tahu cara charge smartphone yang benar, termasuk waktu terbaik untuk melakukannya. 

Maka dari itu, tahukah sobat kapan waktu yang terbaik untuk mengisi ulang baterai smartphone milikmu? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

Waktu Terbaik untuk Mengisi Ulang Baterai Smartphone

1. Saat Baterai Smartphone Sisa 10%

Pengen Baterai Smartphone Kamu Awet?

Waktu terbaik untuk mengisi ulang baterai smartphone adalah ketika baterai smartphone sudah 10%. Pada saat ini baterai smartphone akan menuju habis, sehingga mampu menampung daya berkekuatan tinggi sekaligus untuk membuat proses isi ulang lebih cepat.

Hindari untuk mengisi baterai smartphone saat baterai benar-benar sudah hampir habis, karena akan membuat proses isi ulang lebih lama. Dan juga akan sia-sia ketika isi ulang baterai smartphone jika masih penuh.

2. Saat Pagi Hari

Lebih baik charge smartphone di pagi hari sehabis bangun tidur. Charge smartphone malam hari dan meninggalkannya saat tidur hanya akan membuat overcharging, sehingga dapat memperpendek umur baterai smartphone sobat.

Pengen Baterai Smartphone Kamu Awet?

Kenapa harus di pagi hari? Soalnya, sobat bisa mengisi ulang baterai smartphone sambil sobat mandi dan menikmati sarapan sebelum sobat pergi kerja, sekolah, atau pun ke kampus. Tanpa khawatir overcharging, sobat bisa fokus menikmati waktu pagi dan mencabut charger sebelum berangkat.

3. Sesuai Kebutuhan

Mengisi ulang baterai smartphone terlalu sering akan membuat siklus baterai smartphone cepat habis. Sebaiknya isi ulang sesuai kebutuhan, yakni saat baterai mau habis dan tersisa 10%.

Pengen Baterai Smartphone Kamu Awet?

Saat baterai 10% dan diisi ulang sampai 100%, ini akan dihitung satu siklus. Begitu juga ketika diisi ulang saat baterai 60% lalu penuh jadi 100%, tetap dihitung satu siklus. Artinya ini tidak efisien, karena rata-rata baterai smartphone cuma memiliki 500-1000 kali siklus baterai.

Jadi, masih mau charge smartphone sembarangan? Supaya baterai smartphone bisa berumur panjang, yuk terapkan waktu terbaik untuk isi ulang baterai smartphone ini dengan benar!

Sabtu, 26 Agustus 2017

inilah Yang Menentukan Baterai Awet Atau Tidak, Bukan Kapasitasnya! | 77-Android

Sebagai penggemar dari teknologi, tentunya kita memiliki standar yang sangat tinggi. Kita ingin memiliki sebuah smartphone yang lebih cepat, lebih besar, lebih tipis, dan lebih baik lagi.

Dan sekarang kita sudah mendapatkan semua itu, kebanyakan smartphone sekarang rata-rata memiliki layar besar, tipis, cepat, dan memiliki fitur yang canggih. Tapi, semua itu menjadi kekurangan bukan kelebihan.

Meskipun semua fitur yang dimiliki smartphone saat ini sangat mengesankan, sebenarnya ada hal yang lebih penting lagi, yaitu baterai.


Menentukan Baterai Awet Atau Tidak

Seberapa Penting Tes Ketahanan Baterai Screen-On Time?

Ketahanan baterai smartphone saat ini tidak mampu untuk membiarkan kita menggunakan fitur-fitur canggih di smartphone secara maksimal. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah Screen-On Time, apa itu?

Kapasitas Baterai Bukan Segalanya


Untuk mengetahui ketahanan baterai, jawaban yang paling jelas adalah ukuran kapasitas baterai pada milliampere-hours (mAh). Itu merupakan satuan ukuran untuk jumlah daya selama periode waktu. Tapi, tidak sesederhana itu. Smartphone dengan baterai besar belum tentu memiliki ketahanan baterai yang lebih baik, tapi juga tergantung pada hardware dan software yang digunakan oleh smartphone.

Menentukan Baterai Awet Atau Tidak

Itulah mengapa Screen-On Time sangat berpengaruh besar terhadap ketahanan suatu baterai pada smartphone.

Apa itu Screen-On Time?

Screen-On Time merujuk kepada berapa lama baterai bertahan dalam kondisi layar aktif dalam sekali charge (baterai penuh). Hal yang mempengaruhi dari Screen-On Time sendiri adalah hardware, seperti ukuran layar dan resolusi layar. Selanjutnya ukuran kapasitas baterai dan pola penggunaannya.

Seperti mendengarkan lagu di Spotify, streaming video di Netflix atau Youtube, main game, dan yang lainnya. Pola penggunaan yang berat akan mempengaruhi Screen-On Time.


Meski begitu, hasil uji ketahanan Screen-On Time ini memberi tahu kita performa baterai yang sesungguhnya. Nah, rata-rata Screen-On Time smartphone saat ini adalah sekitar 5-6 jam. Itu sudah cukup mengesankan, apalagi pola penggunaan kamu berat.

Jadi, kalau ingin smartphone dengan daya tahan yang awet, selain kapasitas baterai, cek terlebih dahulu hasil uji ketahanan Screen-On Time-nya.